buat sang puteri.

hilang mentari
ada yang tinggal
rembulan kegersangan
yang meratapi
cahaya hujung malam di kala sunyi
.
hilang kekasih
ada yang tinggal
pemuja kesepian
yang melayani
puisi cinta buat sang puteri
.
pedihnya hatiku yang terguris
kalau bisa terzahir ke nyata sini langit nangis
.
kerana dirimu duniaku terlepas
kerana kau ku bernafas
kerana tanpamu semangat jadi tewas
kerana kau yang teratas
.
segala apa
biarpun jiwa
aku pertaruhkan jua
asalkan saja
dikau bersama diriku
selalunya

Spider

This entry was posted in Memoir. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s