Phoenix Bangkit Dari Abu

Bina jambatan menuju ke seberang
Melangkah jurang lebar dan dalam
Dengan darah dan keringat, dengan airmata
Berpegang pada taliNya

Rapatkan saf semangatmu jangan goyah
Kota yang telah roboh harus dibina semula
Atas dasar kebenaran demi kita demi waris
Semua serangan yang datang kita tangkis

Jangan kau gentar pada bayang-bayang sendiri
Di sebalik pahit getir kemenangan menanti
Bagaikan burung Phoenix bangkit dari abu
Bangkit membina (semula) satu keindahan baru

Phoenix bangkit

Bina jambatan menuju ke seberang
Dengan darah keringat dan airmata
Melangkah ke seberang
Ke tanah yang dijanjikan, dirindukan
Demi cinta tiada lain

Demi cinta

||| M. Nasir |||

This entry was posted in Memoir. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s