Sajak

Di Bawah Langit yang Sama

Di bawah langit yang sama
Kita hirup udara
Tanpa mengira Beirutmu
Atau Kuala Lumpurku
Kita menghirup udara
Di bawah langit yang sama

Aku suka gerimis di Kota London
Pernah terpesona angin dingin-tajam di Washington
Pohon-pohon hijau atau aneka warna
tiada bezanya.
Siapa pun menghuni Australia penghuni Afrika
Kerana di bawah langit ini
Kita sama.

Aku ingin menyeberang Laut China Selatan
Layari Lautan Teduh rentasi Laluan Sutera
Berkongsi siang miliki malam
Anyam cinta pelangikan zaman
Tiupkan harapan senada
Sesama kita – warga dunia
Di bawah langitnya
Yang sama.

Peta-peta itu yang memisahkan
Jangan tutup pos sempadan
Visa hanya keperluan rasmi seketika
Pasport dokumen pengenalan titik mula
Kita dakapi mimpi tak berbeza
gapai hasrat
Lebur kebencian kuburkan sejarah hitam
Di bawah langit ini yang
Sama.

Lim Swee Tin

SUMBER : Dunia Penyair (Himpunan Puisi Klasik dan Moden Sepanjang Zaman)

This entry was posted in Bahasa, Memoir. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s