warkah buat diri

di hamparan dedaun nan hijau
kamar menyimpan beribu kisah
menanti senja berteman risau
keseorangan memikir langkah

semakin mengenal diri
semakin kuat cabaran menghampiri
diasak sering bertubi-tubi
tewas betapa mudah sekali

berhentilah menzalimi diri sendiri
kesannya besar bukan kepalang
kerna harapan kau khianati
fikirkan jangan diri kau seorang

lena.
lari sebentar dari realiti
dari mimpi bertandang ke mimpi
mengharap runsing berlalu pergi
bangkit terus mengharung hari

1 Muharram 1433 Hijrah
Khamis 15 November 2012

This entry was posted in Bahasa, Memoir. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s