SENTUHILAH HATIKU MEMILIH CINTAMU

Puas memilih hala tuju berpetualang di Bumi Tuhan
Menurut perintah hati tanpa hujung noktah berhenti
Makna diri tak ditemui hilang tanpa mencari jawapan
Arah suci dinodai tersalah pegangan jalan yang dituruti

Setiap hayunan langkah mentaati dunia sejuta lara
Tertutup telinga terhijab dua mata dan akal minda
Pekak dan tuli pada rintih hati yang penuh sengsara
Natijah jiwa berselut hitam dosa bergelumang noda

Sentuhilah hatiku dengan makrifat dan kasih sayang
Agar terhenti jejak sesat selagi masih belum terlambat
Berikan ku kesempatan tersedar dari fikrah songsang
Berikan ku pengharapan mengenal fitrah diri dan niat

Membawa diri mendaki mencari erti sebenar diri
Hingga akhir bertemu kemuncak sekalian cinta hakiki
Airmata mengalir basah ke jiwa menyingkap rahsia suci
Merawat mata hati dan membasuh sisa debu dosa berbaki

Hilang rasa manis dunia kegusaran hati berarak pergi
Tekad memilih asing bermukim jauh mengabdi diri
Beri ku kekuatan hati yakin jiwa tanpa berbelah bagi
Hingga nafas terakhir di saat Izrail menjemput diri

-Pemanah Minda-

JOM! Semarakkan Kebangkitan Islam Akhir Zaman

 2 Zulkaedah 1432H
5:31 petang
Selatan Tanah Melayu, Nusantara, Timur Jauh

This entry was posted in Bahasa, Islam, Memoir, Sejarah. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s